-
-
-
-
-
-
-
Chapter 40
Sandi Dimas
09:00,Feb 24,2024
Raja prajurit Su Mu yang putus asa diperintahkan untuk menikahi CEO cantik yang mendominasi. Dia awalnya berpikir bahwa dia akan menikahi Bai Fumei dan mencapai puncak hidupnya. Tanpa diduga, dia menjadi penyewa kecil, menggunakan tubuhnya sebagai sewa, dan dia sangat sibuk dalam seminggu. Satu, tiga, dan lima harus menjadi pendorong presiden yang mendominasi, dua, empat, dan enam harus menjadi asisten selebriti yang dingin dan sombong, dan pada hari Minggu, mereka harus menjadi pengawal primadona sekolah. Dia memutuskan untuk berjuang sampai akhir.
-
-
-
Chapter 200
Tidore Moren
08:03,Sep 03,2024
Raja Barat, Penguasa Gerbang Bayangan! Seekor unicorn yang turun dari langit merupakan berkah besar bagi negara! Generasi dewa perang, Ling Hao! Lima tahun lalu, keluarga ayah angkatnya dimusnahkan. Dia nyaris lolos dari kematian tetapi diselamatkan oleh Qin Yuxin, dan kemudian dibawa pergi oleh seorang pria misterius. Lima tahun kemudian, pesan teks dari putrinya membawanya kembali ke dunia fana dari medan perang pedang dan pedang. Lindungi keluargamu, lawan yang kuat, usir musuh asing...naga memasuki laut, dan badai muncul...
-
-
-
Chapter 103
Dimas Wilana
08:04,Jul 29,2024
Ketika aku kembali 3 tahun kemudian, keluargaku mengalami perubahan: kakak laki-laki dan perempuan ipar tewas dalam kecelakaan mobil, salah satu kaki ayah lumpuh, keponakan yang berusia tujuh tahun mengidap leukemia, dan klinik medis yang diturunkan dari nenek moyang telah tiada.
Untuk menghidupi keluarga, ayah meminjam uang dari rentenir, meninggalkan keluarga tersebut dalam kemiskinan.
Pada saat ini, pacarnya mengkhianatinya, dan mantan pacarnya mengkhianatinya.
Itu hanya pertikaian, dia bukan tahanan di kamp kerja paksa, dia adalah dokter penjara, dan dia adalah kaisar penjara.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 189
Neng Gemoy
10:00,Jun 06,2024
Ini kisah Kino tentang the coming of age yang kadang-kadang melodramatik.
Mba Rien tampak memejamkan mata erat-erat ketika Kino mengurut-urut tonjolan itu seperti yang diminta Mba Rien.
“Terus, Kino… teruskan, ohhhhhh..,” Mba Rien seperti merengek-rengek dengan wajah yang semakin memerah dan mulut membuka menghembuskan nafas memburu. Kino memenuhi permintaannya, menggosok dan mengurut dengan jari tengahnya lebih cepat lagi.
Mudah sekali jari tangannya melesak ke liang kenyal kecil di bawah sana, karena liang itu seperti membuka dengan sendirinya, dan seperti hendak menyedot masuk jarinya.
Gerakan-gerakan tangan Kino semakin teratur; naik…, turun…. berputar,… naik … turun…. melesak sedikit. Demikan seterusnya, sementara Mba Rien kini menggelinjang, mengerang-erang seperti ada kenikmatan memenuhi relung jiwanya.
“Oooooh, Kino… lebih cepat lagi ….
-
-
-
-
-
-
-
-