-
Chapter 180
Kelvin Ardent
08:02,Aug 27,2026
Gadis tercantik di sekolah yang telah kucintai selama tiga tahun diperkosa dan disiksa hingga tewas! Padahal tidak melakukan apa pun, Emilio Rahardian justru dituduh sebagai pelaku dan dijebloskan ke penjara! Kedua orang tuanya yang jujur dan sederhana juga tewas secara tragis saat berjuang mencari keadilan untuknya! Selama sembilan belas tahun hidupnya, Emilio Rahardian selalu menaati aturan dan mematuhi hukum. Namun akhirnya, ia melihat wajah asli dunia ini.
"Membunuh dan membakar bisa membuat orang kaya raya, sedangkan membangun jembatan dan memperbaiki jalan bahkan tak meninggalkan nama setelah mati."
"Jika orang lain bisa membunuh dan membakar sesuka hati, mengapa aku, Emilio Rahardian, tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa menganggap nyawa manusia tak lebih berharga dari rumput liar, mengapa aku tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa berdiri tinggi di atas segalanya, mengapa aku tidak bisa?"
"Karena aku telah memilih jalan ini, maka aku harus lebih kejam daripada orang jahat, lebih bengis daripada orang keji."
"Aku tidak ingin berada di bawah satu orang dan di atas yang lain. Aku ingin berada di atas puluhan ribu orang."
"Selama aku bisa tetap hidup, aku tak peduli jika orang lain harus mati."
-
Chapter 358
Nero Valtor
08:02,Aug 27,2026
Huang Xiaolong, awalnya adalah seorang pemuda yang dipandang dingin dan diremehkan dalam keluarganya, dianggap sebagai “sampah” dengan roh bela diri tingkat rendah. Namun, tidak ada yang tahu bahwa ia telah membangkitkan roh bela diri mutan berupa ular berkepala dua, yang mampu melahap energi spiritual langit dan bumi, membuat kecepatan kultivasinya jauh melampaui orang biasa!
Ini adalah kebangkitan seorang jenius, sekaligus pembalikan nasib seorang yang dianggap tak berguna!
Di dunia fantasi dengan hierarki yang ketat, bakat menentukan takdir, dan sumber daya menentukan kekuasaan. Orang tuanya ditindas, bakatnya disembunyikan, tetapi Huang Xiaolong yang tenang dan teguh tidak pernah menyerah pada nasib. Ia akan menggunakan kekuatannya untuk merobek prasangka, dan mengguncang seluruh keluarga dengan roh bela diri ular berkepala dua miliknya! Saat seorang pemuda yang diremehkan bangkit selangkah demi selangkah, siapa yang mampu menghentikan langkahnya?
-
Chapter 68
Raven Aksa
08:03,Aug 27,2026
Siluman berkeliaran, dinasti berganti. Yang lemah tak lebih dari rumput liar, yang kuat menggenggam hidup dan mati.
Kenny, seorang pemuda ahli bedah mayat, hidup di antara gunung mayat dan lautan darah, menyaksikan dingin segala kebaikan dan kejahatan di dunia manusia. Ia mewarisi garis keilmuan Badan Pembasmi Siluman. Sejak lahir tubuhnya dilindungi Aura Pembunuh. Siluman mundur begitu melihatnya. Entitas Spiritual pun pucat pasi hanya dengan mendengar namanya.
Namun, ketika di keluarga pejabat kabupaten tiba-tiba muncul seorang "putri palsu" yang wajahnya persis sama, rangkaian kasus ganjil pun meledak. Niat membunuh mengintai di setiap sudut. Dan benang merah kebenaran justru menunjuk pada rahasia yang selama ini tidak ingin Kenny hadapi.
Sebenarnya, dia ini pembasmi siluman… atau justru perpanjangan tangan para siluman?
Masa lalu yang terkubur, bahaya yang bersembunyi dalam gelap. Di saat tabir kebenaran tersingkap, siapa yang benar-benar menjadi pemburu, dan siapa yang hanya menjadi mangsa?
-
-
-
Chapter 3163
Nathaniel Sorrell
08:01,Aug 27,2026
800 tahun yang lalu, seorang legenda Seni Bela Diri mati dibunuh. Ia adalah Zhang Ruochen, putra dari Kaisar Ming. Ia mati di tangan tunangannya sendiri – Permaisuri Chi Yao. Sebagai seseorang yang telah berhasil menaklukkan seluruh kekaisaran di Daratan Kunlun, Permaisuri Chi Yao membangun Pusat Kekaisaran Pertama. Ia menjadi satu-satunya pemimpin negeri yang paling disegani. Hingga akhirnya, Ia mendapat julukan sebagai “Ratu Kemuliaan dan Moralitas.”
Zhang Ruochen hidup kembali setelah 800 tahun. Ia berada di dalam tubuh lelaki muda yang semasa hidupnya menderita penyakit dan tak kunjung sembuh. “Selir Lin”, begitu para Keluarga Kerajaan memanggil nama ibunya di kehidupan yang sekarang. Berbekal dendam terhadap kematian dirinya serta kasih sayang yang ia terima dari seorang Ibu. Zhang Ruochen berdiri dan menatap patung Permaisuri Chi Yao yang berada di luar Kuil Kekaisaran Kuno, seketika api dendam bergejolak di kedalaman hatinya.
“Ibu selalu ketakutan dan gemetar saat aku menyebut nama ‘Chi Yao’ tanpa julukan ‘Permaisuri’. Apa yang telah ia perbuat terhadap para generasi setelahnya, itu memaksaku berlatih kembali selama 13 tahun lamanya. Maka hari ini, aku berdiri di sini tidak lain adalah untuk mengirim wanita itu ke neraka!”