-
-
-
-
-
Chapter 2893
Nathaniel Sorrell
08:01,Jul 13,2026
800 tahun yang lalu, seorang legenda Seni Bela Diri mati dibunuh. Ia adalah Zhang Ruochen, putra dari Kaisar Ming. Ia mati di tangan tunangannya sendiri – Permaisuri Chi Yao. Sebagai seseorang yang telah berhasil menaklukkan seluruh kekaisaran di Daratan Kunlun, Permaisuri Chi Yao membangun Pusat Kekaisaran Pertama. Ia menjadi satu-satunya pemimpin negeri yang paling disegani. Hingga akhirnya, Ia mendapat julukan sebagai “Ratu Kemuliaan dan Moralitas.”
Zhang Ruochen hidup kembali setelah 800 tahun. Ia berada di dalam tubuh lelaki muda yang semasa hidupnya menderita penyakit dan tak kunjung sembuh. “Selir Lin”, begitu para Keluarga Kerajaan memanggil nama ibunya di kehidupan yang sekarang. Berbekal dendam terhadap kematian dirinya serta kasih sayang yang ia terima dari seorang Ibu. Zhang Ruochen berdiri dan menatap patung Permaisuri Chi Yao yang berada di luar Kuil Kekaisaran Kuno, seketika api dendam bergejolak di kedalaman hatinya.
“Ibu selalu ketakutan dan gemetar saat aku menyebut nama ‘Chi Yao’ tanpa julukan ‘Permaisuri’. Apa yang telah ia perbuat terhadap para generasi setelahnya, itu memaksaku berlatih kembali selama 13 tahun lamanya. Maka hari ini, aku berdiri di sini tidak lain adalah untuk mengirim wanita itu ke neraka!”
-
Chapter 333
Novita.Ramadhani
10:00,Oct 23,2024
Astaga, ternyata di dalam toilet pria ini ada yang sedang bercinta. Penasaran, aku coba tempelkan telingaku ke daun pintu, siapa tau bisa kedengaran lebih jelas.
” Aaahh ahhh paaak pelaan jangan ahh kencang-kencang”
“Gimana mau pelan kalo kemem kamu senikmat ini sayang.”
“Aaakh aku mau keluar sayang, terima cairan nikmat ini yaa.”
“Paakh jangan didalam pak, saya aaah ahhh lagi suburr.”
“Kalo gitu kasih mulut kamu sayang, aku mau kamu telen cairan kenikmatanku ini, aah.”
“Eehmmpp eeeeemmmmpphhh.”
” terima ini sayang, telan semuaanyaa.”
“……………………”
Hening, entah apa yang terjadi di dalam, tapi sesaat suasana menjadi hening. Aku yang mendengarpun hanya bisa menahan nafas membayangkan apa yang terjadi di dalam sana, dan rasanya dibawah sana ada sesuatu yang berkedut-kedut, haduuh apa ini.
“Ihhh bapak cairannya kok banyak banget pak, sampe nggak muat ni mulut saya, mana kena kerudung saya lagi kan, ntar kalo ada yang tau gimana pak?.”
-
-
-